Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis terus melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara berkelanjutan. Pada hari ini, program tersebut telah memasuki hari ke-103 sejak pertama kali dilaksanakan. Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat desa.
Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok sasaran penerima manfaat. Selain itu, program ini juga berperan dalam membangun kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi. Oleh karena itu, pelaksanaannya selalu direncanakan dengan cermat dan diawasi secara berkala.
Menu Makan Bergizi Gratis Hari ke-103
Pada pelaksanaan hari ke-103, menu Makan Bergizi Gratis di Desa Panjalu disusun dengan prinsip gizi seimbang. Menu yang disajikan meliputi nasi daun jeruk, semur telur, orek tempe, tumis buncis dan wortel, serta buah jeruk sebagai pelengkap.
Karbohidrat diperoleh dari nasi sebagai sumber energi utama. Sementara itu, protein hewani berasal dari telur dan protein nabati dari tempe. Selanjutnya, sayuran buncis dan wortel berfungsi sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat. Buah jeruk melengkapi menu dengan kandungan vitamin C yang baik bagi daya tahan tubuh.
Berdasarkan informasi kandungan gizi, porsi kecil menu ini mengandung sekitar 463 kilokalori. Kandungan tersebut terdiri dari 60,4 gram karbohidrat, 16,5 gram protein, dan 14 gram lemak. Sementara itu, porsi besar mengandung energi sekitar 563 kilokalori. Jumlah tersebut mencakup 80,7 gram karbohidrat, 19,4 gram protein, serta 17 gram lemak. Dengan demikian, menu yang disajikan telah memenuhi standar gizi harian yang dianjurkan.
Manfaat dan Keberlanjutan Program
Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Panjalu. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga meringankan beban pengeluaran pangan harian. Namun demikian, kualitas dan kebersihan makanan tetap menjadi prioritas utama.
Pemerintah Desa Panjalu terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini. Evaluasi meliputi penyusunan menu, proses pengolahan, serta pendistribusian makanan. Selanjutnya, hasil evaluasi digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan ke depannya.
Dengan terselenggaranya Program Makan Bergizi Gratis hingga hari ke-103, Desa Panjalu berharap program ini dapat terus berjalan secara konsisten. Oleh karena itu, program ini diharapkan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
