Panjalu, Ciamis – Pemerintah Desa Panjalu bersama Badan Gizi Nasional SSPG BUMDes Rahayu Waluya menyukseskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada Kamis (04/09/2025) di Balai Dusun Simpar, Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.
Program ini merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan serupa juga digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah stunting, serta memperkuat generasi muda agar tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.
Menu Bergizi untuk Peserta
Dalam pelaksanaan di Desa Panjalu, masyarakat mendapatkan menu bergizi seimbang yang terdiri dari:
- Nasi putih
- Ayam popcorn
- Tahu bulat
- Wortel rebus
- Buah pear
Setiap menu telah diperhitungkan kandungan gizinya dengan pilihan porsi kecil maupun porsi besar.
Porsi Kecil:
- Energi: 433 kkal
- Protein: 16,5 g
- Lemak: 15 g
- Karbohidrat: 65 g
Porsi Besar:
- Energi: 567 kkal
- Protein: 18,5 g
- Lemak: 17,5 g
- Karbohidrat: 85 g
Perhitungan ini menegaskan bahwa makanan yang diberikan bukan hanya sekadar mengenyangkan, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Tujuan Program Makan Bergizi Nasional
Program ini hadir untuk menjawab tantangan gizi masyarakat Indonesia dengan tujuan:
- Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.
- Mencegah stunting dan gizi buruk pada anak-anak.
- Membangun kesadaran pola makan sehat di keluarga.
- Mendukung program nasional dalam mencetak generasi unggul Indonesia Emas 2045.
Antusiasme Masyarakat Panjalu
Kepala Desa Panjalu menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa, terutama bagi anak-anak sekolah dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Kami berharap program Makan Bergizi Gratis terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Panjalu,” ungkapnya.
Harapan ke Depan
Dengan adanya program ini, Desa Panjalu berkomitmen untuk terus mendukung program nasional dalam bidang kesehatan dan gizi. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah desa, BUMDes, dan partisipasi warga, diharapkan terwujud masyarakat Panjalu yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
