Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Ciamis terus mengintensifkan upaya mempersiapkan calon kafilah terbaik untuk berkompetisi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025. Komitmen ini ditunjukkan melalui pelaksanaan rapat koordinasi dan pembinaan yang berlangsung pada Kamis, 12 Desember 2024, di Aula PKK Ciamis.
Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Budi Waluya, yang memberikan sambutan hangat kepada para pengurus dan peserta. Dalam sambutannya, Budi Waluya menekankan pentingnya rapat koordinasi ini, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antar pengurus LPTQ, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengevaluasi program kerja dan memaksimalkan langkah strategis ke depan.
Fokus pada Pembinaan Berkelanjutan
Menurut Budi Waluya, pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan adalah kunci utama dalam mencetak kafilah berkualitas.
“Pembinaan ini harus terus dilakukan secara konsisten. Kami ingin agar para calon kafilah tidak hanya siap dari aspek teknik membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam terhadap isi dan makna Al-Qur’an,” ujar Budi Waluya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk merekonstruksi manajemen pengelolaan LPTQ agar lebih baik di masa mendatang. Pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
“Kami berharap MTQ bukan sekadar festival, tetapi juga mampu meningkatkan minat baca masyarakat terhadap Al-Qur’an,” tambahnya.
Dukungan dan Apresiasi bagi Pengurus LPTQ
Dalam kesempatan ini, Budi Waluya menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPTQ Kabupaten Ciamis atas dedikasi mereka dalam mengembangkan dan memajukan Tilawatil Quran di daerah tersebut.
“Pengabdian mereka patut dihargai. Mereka berperan besar dalam menjaga dan melestarikan ajaran Al-Qur’an serta hadis,” ungkapnya.
Ia juga berharap dengan pembinaan yang maksimal, Kabupaten Ciamis dapat memperbaiki capaian pada ajang MTQ sebelumnya. Seluruh peserta pembinaan diimbau untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kesungguhan.
“Sabar, tekun, dan konsentrasi adalah kunci utama dalam meraih prestasi. Saya berharap hasil pembinaan ini dapat melahirkan kafilah-kafilah berkualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi,” tutup Budi Waluya.
Detail Kegiatan dan Harapan LPTQ
Ketua Umum LPTQ Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta, terdiri dari 13 peserta pembinaan, 7 pembina, 54 pengurus LPTQ Kabupaten, dan 27 ketua LPTQ Kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Rangkaian pembinaan sendiri dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Qur’an Cijantung.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas para calon peserta MTQ pada setiap cabangnya dapat meningkat secara signifikan untuk mencapai hasil yang diharapkan,” ujar Andang Firman Triyadi.
Kegiatan rapat koordinasi dan pembinaan ini tidak hanya bertujuan mencetak kafilah berprestasi, tetapi juga membangun generasi yang konsisten berkarya dan berkompetisi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an di masa mendatang. Dengan pembinaan yang terstruktur serta didukung oleh pengurus LPTQ yang berdedikasi, Kabupaten Ciamis optimis dapat mengirimkan kafilah terbaik untuk meraih prestasi di MTQH Jawa Barat 2025.

