Panjalu, Ciamis – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Pemerintah Desa Panjalu menggelar Lomba Karaoke yang berlangsung meriah pada 13 Agustus 2025 di Balai Desa Panjalu. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara perayaan 17 Agustus 2025 yang diikuti dengan penuh antusias oleh warga dari berbagai dusun di Desa Panjalu, Kabupaten Ciamis.
Persiapan Lomba Karaoke Sejak Pagi Hari
Lomba karaoke dimulai sejak pagi hari, diawali dengan registrasi peserta dan pengecekan peralatan suara. Sejak matahari terbit, area perlombaan sudah dipadati warga yang ingin menyaksikan jalannya acara. Para peserta tampil membawakan lagu-lagu dengan penuh penghayatan, mulai dari tembang perjuangan, lagu daerah, hingga lagu populer yang membuat penonton ikut bernyanyi bersama.
Antusiasme Warga Panjalu
Sorak-sorai, tepuk tangan, dan canda tawa mengiringi setiap penampilan. Kemeriahan lomba karaoke ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan di Desa Panjalu tidak hanya dirayakan melalui upacara bendera, tetapi juga lewat hiburan yang mempererat kebersamaan.
Pesan Kepala Desa Panjalu
Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus Surya Adinagara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan.
“Perayaan HUT RI adalah momen yang tepat untuk meningkatkan rasa kebersamaan. Lomba ini menjadi wadah untuk menyalurkan bakat seni warga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong,” ungkapnya.
Rangkaian Kegiatan HUT RI di Desa Panjalu
Lomba karaoke ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga bapak-bapak yang tak kalah bersemangat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Agustusan di Desa Panjalu, yang juga meliputi lomba balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk. Semua kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Dengan semangat yang berkobar, Lomba Karaoke HUT RI ke-80 Desa Panjalu menjadi bukti bahwa kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang kreatif dan menghibur. Sorot mata penuh tawa, suara lantang menyanyi, dan pelukan hangat antarwarga menjadi penanda bahwa semangat kemerdekaan tetap terjaga di hati masyarakat Panjalu.

