Warga Panjalu Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Musim Pancaroba

Warga Panjalu Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Musim Pancaroba

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Ciamis, sedang memasuki masa pancaroba atau masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Warga Desa Panjalu diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti hujan lebat disertai angin kencang, petir, bahkan potensi puting beliung.

Menurut informasi dari BMKG, sekitar 403 Zona Musim (ZOM) atau lebih dari separuh wilayah Indonesia diperkirakan akan mulai memasuki musim kemarau pada bulan April hingga Juni 2025. Selama masa pancaroba ini, cuaca cenderung tidak menentu. Umumnya, cuaca panas di pagi hingga siang hari akan disusul hujan deras di sore atau malam hari.

BMKG menjelaskan bahwa panasnya permukaan tanah di siang hari dapat memicu pembentukan awan konvektif, seperti awan Cumulonimbus (Cb), yang kerap menimbulkan cuaca buruk seperti petir dan angin kencang. Bahkan dalam beberapa kondisi, fenomena hujan es atau puting beliung bisa saja terjadi, meskipun dalam waktu singkat dan tidak merata.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Panjalu mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, khususnya saat cuaca tampak mulai berubah. Segera amankan barang-barang yang mudah terbawa angin, dan hindari berteduh di bawah pohon atau baliho yang sudah rapuh saat hujan turun disertai angin kencang.

Untuk mendapatkan informasi cuaca terkini, warga dapat mengakses situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id, mengunduh aplikasi InfoBMKG, atau mengikuti media sosial resmi @infobmkg.

Mari bersama-sama menjaga keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan selama masa pancaroba ini.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *