Desa Panjalu Kawal Panen Jagung Perdana di Lahan Non-LBS

Desa Panjalu Kawal Panen Jagung Perdana di Lahan Non-LBS

PANJALU, 6 Juli 2026 – Pemerintah Desa Panjalu menggelar monitoring panen jagung. Kegiatan ini dilakukan bersama Polsek Panjalu dan Kelompok Tani Langen Sari. Lokasi panen berada di lahan non-LBS. Tempatnya di Blok Puspaligar, Dusun Ciater. Kegiatan berlangsung pada Senin (6/7).

Kegiatan ini adalah bukti nyata kerja sama antarlembaga. Tujuannya mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain itu, ini juga cara mengoptimalkan lahan kering di Desa Panjalu.

Berapa Hasil Panen Jagung di Lahan Non-LBS?

Luas lahan yang dipanen mencapai 150 bata. Ukuran ini sekitar 2.100 meter persegi. Setara dengan 0,21 hektar. Sebelumnya, lahan ini kurang produktif. Kini, lahan tersebut berhasil menghasilkan jagung berkualitas. Hasil panen mencapai kurang lebih 5 kuintal.

Kegiatan panen dimulai pukul 09.00 WIB. Acara berlangsung hingga selesai pada hari yang sama. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak. Hadir pula unsur kepolisian dari Polsek Panjalu. Perangkat desa setempat juga turut hadir. Tidak ketinggalan, puluhan anggota Poktan Langen Sari. Mereka dipimpin langsung oleh Ketua Poktan, Ibu Enur Nursati.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Program Ini?

Berikut adalah rincian lengkap para pihak yang terlibat:

AspekKeterangan
Nama PoktanLangen Sari
Ketua PoktanEnur Nursati
Jumlah Anggota32 Orang
Lokasi LahanBlok Puspaligar, Dusun Ciater RT 034 RW 015
Luas Lahan150 Bata
Hasil Panen± 5 Kuintal
Akses LokasiKlik untuk Lihat Peta Lokasi

Apa Dampak Program Ini terhadap Ketahanan Pangan?

Panen jagung ini bagian dari strategi besar pemerintah. Program ini mendukung swasembada pangan nasional. Jagung adalah hasil pertanian yang sangat penting. Peran jagung tidak hanya untuk makanan manusia. Jagung juga berguna untuk pakan ternak. Bahkan, jagung dibutuhkan oleh industri.

Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, memberikan apresiasi. Beliau memuji semangat petani Dusun Ciater. Menurut beliau, kehadiran polisi sangat berarti. Polisi hadir untuk mengayomi dan mendampingi petani. Pendampingan ini penting agar produksi berjalan lancar.

“Kami ingin memastikan setiap langkah petani mendapat perlindungan. Kami juga memberi dukungan penuh. Targetnya adalah kemandirian pangan di Ciamis. Khususnya di Desa Panjalu. Semua ini harus tercapai maksimal,” ujar AKBP Hidayatullah.

Bagaimana Peran Poktan Langen Sari?

Keberhasilan panen tidak lepas dari peran Poktan Langen Sari. Kelompok ini diketuai oleh Bapak Enur Nursati. Jumlah anggotanya solid, yaitu 32 orang. Mereka berhasil mengelola lahan non-LBS. Sebelumnya, lahan ini kurang produktif. Kini, lahan tersebut menjadi sangat menjanjikan.

Ketua Poktan Langen Sari merasa bersyukur. Hasil panen perdana ini sangat berarti. Beliau berharap luas lahan bertambah. Beliau juga berharap hasil produksi meningkat. Oleh karena itu, beliau mengucapkan terima kasih. Ucapan ini ditujukan kepada Pemerintah Desa Panjalu. Ucapan yang sama juga untuk Polsek Panjalu. Kedua pihak selalu hadir memberikan solusi. Mereka membantu mengatasi kendala di lapangan.

Bagaimana Situasi Keamanan Selama Panen?

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi sangat aman. Kondisi di Dusun Ciater terpantau lancar. Semua kegiatan berjalan dengan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang muncul. Proses panen tidak terganggu sedikit pun. Akses jalan menuju lokasi pun lancar. Aktivitas pengangkutan hasil panen juga berjalan baik.

Monitoring ini bagian dari program rutin. Namanya program Pamatwil atau Pengamanan Wilayah. Program ini melibatkan banyak unsur. Ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mereka hadir untuk menjaga stabilitas keamanan. Fokus utamanya adalah sektor pertanian.

Apa Rencana Ke Depan?

Pemerintah Desa Panjalu menyambut baik kegiatan ini. Mereka akan terus memfasilitasi kegiatan serupa. Desa Panjalu memiliki potensi pertanian yang besar. Dukungan dari berbagai pihak sangat kuat. Dengan demikian, Desa Panjalu optimis menjadi lumbung pangan. Targetnya adalah unggul di Kecamatan Panjalu. Bahkan, bisa bersaing di tingkat Kabupaten Ciamis.

Panen jagung di lahan non-LBS membuktikan sesuatu. Inovasi dan kerja sama itu penting. Kerja sama lintas sektor mampu mengubah lahan tidur. Lahan tidur berubah menjadi lahan produktif. Hasilnya memberikan nilai tambah ekonomi. Nilai tambah ini dirasakan oleh masyarakat.

Mari kita dukung terus para petani Desa Panjalu! Panen hari ini adalah investasi. Investasi untuk ketahanan pangan kita. Ketahanan pangan untuk masa depan bersama.

Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui laman resmi Pemerintah Desa Panjalu. Masyarakat juga bisa menghubungi aparatur desa setempat.

#DesaPanjalu #SwasembadaPangan #PanenJagung #KetahananPangan #PolsekPanjalu

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *