Mendes PDT Ajak Apdesi dan Papdesi Bangun Desa, Perkuat Transparansi dengan Jaga Desa

Mendes PDT Ajak Apdesi dan Papdesi Bangun Desa, Perkuat Transparansi dengan Jaga Desa

Jakarta, 11 Februari 2025 – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) untuk bersinergi dalam percepatan pembangunan desa. Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Operational Room Kantor Kemendes Kalibata, Jakarta, Selasa (11/2/2025). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Pataria, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, serta sejumlah pejabat terkait.

Sinergi Membangun Desa untuk Indonesia Maju

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah desa dan kementerian dalam mewujudkan visi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dicapai hanya oleh Kemendes PDT, melainkan harus melibatkan seluruh kepala desa dan perangkatnya.

“Mohon kerja samanya yang baik dan terstruktur. Jika ada kendala di lapangan, mari kita komunikasikan dan cari solusinya bersama,” ujar Yandri.

Ia juga menyoroti peran strategis Apdesi dan Papdesi dalam menciptakan desa yang maju dan mandiri sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Desa yang berkembang dengan baik akan menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami di Kemendes PDT tidak bisa bekerja sendiri. Kepala desa adalah ujung tombak pembangunan desa. Tanpa peran aktif kepala desa, program-program kami tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Jaga Desa: Inovasi Digital untuk Transparansi dan Keamanan Hukum

Selain membahas strategi pembangunan, Mendes Yandri juga memperkenalkan aplikasi Jaga Desa sebagai solusi untuk meningkatkan transparansi dan melindungi kepala desa serta perangkatnya dari ancaman hukum yang tidak beralasan. Aplikasi ini merupakan inisiatif Kemendes PDT yang bekerja sama dengan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung.

“Jika ada pihak yang mengancam atau mencoba memeras, jangan takut! Laporkan saja melalui Jaga Desa. Aplikasi ini memungkinkan pelaporan secara real-time dan akan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang,” ucap Mendes Yandri,

Aplikasi ini dirancang untuk memberikan perlindungan hukum kepada kepala desa yang menghadapi intimidasi atau permasalahan dalam pengelolaan dana desa. Dengan adanya sistem pengawasan digital yang terintegrasi, diharapkan tata kelola desa menjadi lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk menyampaikan aspirasi serta mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan infrastruktur dan konflik lahan di desa.

Dukungan dan Harapan dari Apdesi-Papdesi

Ketua Umum DPP Apdesi, Asep Anwar Sadat, serta Ketua Umum DPP Papdesi, Wargiyanti, menyambut baik ajakan kolaborasi dari Mendes PDT. Mereka menilai langkah ini sebagai terobosan penting dalam mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan perlindungan bagi kepala desa dalam menjalankan tugasnya.

“Kami sangat mendukung program ini. Kami berharap ada pembinaan yang lebih intensif bagi kepala desa agar mereka lebih memahami aturan hukum dan tidak terjerat masalah administratif,” ujar Asep Anwar Sadat.

Dengan adanya sinergi antara Kemendes PDT, Apdesi, dan Papdesi, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *