Skrining TBC Gratis Desa Panjalu 2026 – Cek Kesehatan & Rontgen Paru

Skrining TBC Gratis Desa Panjalu 2026 – Cek Kesehatan & Rontgen Paru

RINGKASAN CEPAT: Pemerintah Desa Panjalu mengadakan Skrining Sistematis TBC (SSTB) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 08.00-12.00 WIB di Aula Desa Panjalu. Kegiatan ini menyasar kontak erat penderita TBC, penderita gejala TB Paru (batuk >2 minggu, batuk berdarah, demam), ODHIV, penderita gizi buruk, dan Diabetes Melitus. Peserta WAJIB membawa KTP. Pemeriksaan meliputi foto rontgen paru, tekanan darah, gula darah, dan antropometri—GRATIS 100%. TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin 6-8 bulan. Deteksi dini meningkatkan kesembuhan hingga 95%. Narahubung: Upen Suhendar, S.Kep (0821-1826-2728).

Pemerintah Desa Panjalu mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Skrining Sistematis TBC (SSTB) yang terintegrasi dengan program unggulan nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG). Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk memeriksakan kesehatan paru-paru dan kondisi tubuh Anda secara GRATIS 100% tanpa biaya apapun—biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat dan APBD Desa Panjalu.

TBC (Tuberkulosis) adalah penyakit yang dapat disembuhkan! Dengan deteksi dini dan pengobatan rutin selama 6-8 bulan, pasien TBC dapat sembuh sepenuhnya. Kegiatan ini secara khusus menyasar kasus TBC yang belum terdeteksi (missing cases) di lingkungan kita—sejalan dengan target nasional eliminasi TBC 2030. Deteksi dini melalui skrining terbukti meningkatkan peluang kesembuhan hingga 95% serta memutus rantai penularan di masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, program CKG tahun 2026 menargetkan 136 juta peserta, hampir dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya yang mencapai 70 juta peserta. Desa Panjalu berkomitmen untuk turut menyukseskan program nasional ini melalui kegiatan SSTB yang terintegrasi.

INFO PROGRAM: Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Kesehatan RIPuskesmas Panjalu, dan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) dalam rangkaian Project Life-Saving Facility and Community-Based Service Delivery Support for Tuberculosis (FCSDS). Pelaksanaan didukung penuh oleh kader kesehatan desa yang akan melakukan pendataan, edukasi, pendampingan, serta pencatatan berbasis digital terintegrasi. Program ini merupakan bagian dari Quick Win Presiden Republik Indonesia di bidang kesehatan.

Jadwal dan Lokasi Skrining TBC Panjalu

ItemKeterangan
Hari/TanggalKamis, 30 Juli 2026
Waktu08.00 – 12.00 WIB (datang lebih awal, kuota terbatas)
TempatAula Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat

Penting: Peserta diimbau datang lebih awal karena kuota pemeriksaan terbatas. Layanan diberikan secara first come, first served.

Kriteria Prioritas Peserta SSTB

Skrining ini diperuntukkan bagi masyarakat dengan kriteria berikut (sesuai Pedoman Kementerian Kesehatan RI):

  1. Kontak erat dengan penderita TBC—definisi: orang yang tinggal serumah, satu ruang kerja, atau sering berinteraksi langsung dengan pasien TBC.
  2. Memiliki gejala TB Paru, di antaranya:
    • Batuk lebih dari 2 minggu
    • Batuk berdarah
    • Demam
    • Keringat malam tanpa aktivitas berat
    • Nafsu makan menurun
    • Berat badan menurun
  3. Orang dengan HIV (ODHIV)
  4. Penderita gizi buruk atau gizi kurang—termasuk anak dengan berat badan tidak naik secara teratur
  5. Penderita Diabetes Melitus (DM)

Syarat & Cara Pendaftaran CKG 2026

Syarat Mengikuti Kegiatan:

  • WAJIB membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat pendaftaran.
  • GRATIS 100%—tidak ada biaya yang dipungut sama sekali.
  • Peserta akan diminta menandatangani formulir persetujuan (informed consent) singkat sebagai bentuk legalitas dan penghormatan terhadap hak pasien.
  • WAJIB menggunakan masker selama berada di area kegiatan untuk keamanan bersama (mencegah penularan silang).

Cara Pendaftaran:

Pendaftaran dapat dilakukan melalui:

  1. Langsung di lokasi (Aula Desa Panjalu) pada hari pelaksanaan.
  2. Aplikasi SatuSehat Mobile—unduh di Playstore/App Store.
  3. Layanan WhatsApp Kemenkes di nomor 0811-1050-0567.

Perlindungan Data: Data pribadi seluruh peserta akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku.

Paket Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG)

Melalui program CKG yang merupakan salah satu program prioritas (Quick Win) Presiden Republik Indonesia, peserta akan mendapatkan pemeriksaan menyeluruh GRATIS, meliputi:

Jenis PemeriksaanKeterangan
Pengukuran tinggi & berat badanAntropometri dasar
Pemeriksaan tekanan darahDeteksi hipertensi dini
Pemeriksaan gula darahSkrining Diabetes Melitus
Foto Rontgen DadaSkrining utama TBC—hasil dibaca langsung oleh dokter umum/dokter spesialis paru yang bertugas

Peserta mendapatkan kepastian diagnosis sementara di hari yang sama melalui pembacaan hasil rontgen oleh tenaga medis berkompeten.

Alur Tindak Lanjut Hasil Skrining

Jika hasil skrining menunjukkan hasil sugestif (mencurigakan) TBC, petugas kesehatan akan segera merujuk peserta untuk pemeriksaan lanjutan:

  1. Pemeriksaan dahak melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) di fasilitas kesehatan terdekat.
  2. Pengobatan gratis 15 hari pertama bagi seluruh masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan melalui CKG—selanjutnya ditanggung BPJS Kesehatan bagi peserta aktif.
  3. Pendampingan pengobatan (PMO) oleh kader kesehatan desa untuk memastikan pengobatan berjalan lancar hingga tuntas serta mencegah putus obat.

Pemerintah menjamin pengobatan gratis selama 15 hari pertama bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan melalui CKG. Masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan aktif diarahkan untuk segera mengaktifkan kepesertaan.

Manfaat Mengikuti SSTB & CKG

Dengan hadir di Aula Desa Panjalu pada 30 Juli 2026, Anda akan memperoleh:

  • Deteksi dini TBC—pengobatan lebih cepat, peluang sembuh lebih besar (hingga 95%)
  • Pemeriksaan kesehatan menyeluruh secara GRATIS melalui program CKG
  • Perlindungan optimal bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dari risiko penularan
  • Kepastian status kesehatan dan ketenangan pikiran
  • Foto rontgen paru yang dibaca langsung oleh dokter
  • Mendukung program nasional eliminasi TBC 2030

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Seputar Skrining TBC

1. Apa itu Skrining Sistematis TBC (SSTB)?

SSTB adalah program skrining TBC yang dilakukan secara terencana dan menyeluruh kepada kelompok masyarakat berisiko tinggi, bertujuan menemukan kasus TBC sedini mungkin sebelum gejala memburuk.

2. Apakah kegiatan ini benar-benar gratis?

Ya, 100% gratis. Tidak ada biaya yang dipungut dari peserta. Biaya ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui program CKG dan APBD Desa Panjalu.

3. Siapa saja yang boleh mengikuti skrining?

Masyarakat dengan kriteria: kontak erat penderita TBC, memiliki gejala TB Paru, ODHIV, penderita gizi buruk, atau penderita Diabetes Melitus. Prioritas diberikan kepada kelompok berisiko tinggi.

4. Apa yang harus dibawa saat datang?

WAJIB membawa KTP sebagai syarat pendaftaran. Gunakan masker selama di lokasi.

5. Bagaimana jika hasil skrining menunjukkan positif TBC?

Peserta akan dirujuk untuk pemeriksaan dahak melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) dan mendapatkan pengobatan gratis 15 hari pertama. Kader kesehatan akan mendampingi proses pengobatan hingga tuntas.

6. Apakah TBC bisa disembuhkan?

Ya, TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin selama 6-8 bulan. Deteksi dini adalah kunci utama kesembuhan.

7. Bagaimana cara mendaftar melalui SatuSehat Mobile?

Unduh aplikasi SatuSehat Mobile di Playstore/App Store, login menggunakan NIK, lalu pilih menu Cek Kesehatan Gratis dan cari jadwal di Puskesmas Panjalu.

8. Apakah data saya aman?

Ya. Data pribadi peserta dilindungi sesuai ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku.

Kontak dan Informasi Lebih Lanjut

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Skrining Sistematis TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Panjalu, silakan hubungi:

NarahubungKontak
Upen Suhendar, S.Kep0821-1826-2728 (chat WhatsApp)

Atau kunjungi:

  • Puskesmas Panjalu (untuk informasi jadwal dan pendaftaran)
  • Aplikasi SatuSehat Mobile (pendaftaran online)
  • Website resmi Desa Panjalu (informasi terkini)

Ayo, Wujudkan Panjalu Bebas TBC!

Deteksi dini adalah kunci utama kesembuhan TBC. Kami berharap kegiatan ini dapat menemukan sedini mungkin kasus TBC di tengah masyarakat, sehingga pengobatan dapat segera diberikan dan rantai penularan dapat diputus.

Ajak keluarga, tetangga, dan kerabat terdekat Anda untuk ikut serta! Jangan tunggu sampai sakit—lebih baik cegah dan deteksi sejak sekarang.

Kader kesehatan desa akan mengatur antrean dan pembagian jam kedatangan per RW (Rukun Warga) agar pelayanan tetap tertib, nyaman, dan tidak terjadi penumpukan massa.

Mari bersama-sama wujudkan Desa Panjalu yang sehat dan bebas TBC! Sampai jumpa di Aula Desa Panjalu, Kamis 30 Juli 2026, pukul 08.00-12.00 WIB.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *